TIPS TRIK dan CARA Menyaksikan Hujan Meteor

thumbnail
Hujan meteor terjadi ketika sejumlah meteor terlihat bersinar di langit pada malam² tertentu. Hujan meteor adalah fenomena astronomi rutin yang telah diprediksi berdasarkan perhitungan lintasan orbit Bumi dan Komet di tatasurya.

Secara umum hujan Meteor periodik ini terjadi ketika Bumi melintas di dekat bekas orbit sebuah komet dan melalui serpihannya. Serpihan bekas jejak komet seukuran kerikil ini memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan tinggi dan terbakar sebelum mencapai permukaan Bumi.

Akhir Tahun 2017 dan awal tahun 2018 ini akan ada hujan meteor favorit di kalangan pecinta Astro, yaitu Geminids 14 Desember 2017 dan Quadrantids 4 Januari 2018. Menjadi favorit karena intensitas atau jumlah meteor pada periode sebelumnya cukup tinggi untuk diamati.

Tidak perlu alat khusus untuk menonton hujan meteor, alias cukup dengan MATA TELANJANG. Alat seperti Teleskop atau Binokular hanya akan mempersempit ruang pandangmu terhadap langit. Namun ada syarat yang harus terpenuhi untuk bisa menyaksikan hujan meteor, jadi gak asal²an memandang langit. Berikut Tips dan Trik atau Cara berburu hujan meteor periodik.
Hujan meteor 2018

Jadwal Hujan Meteor
Ada banyak aplikasi Android yang akan memberikan kalender dan daftar rinci hujan meteor pada bulan² tertentu setiap tahun. Unduh aplikasi yang memberikanmu notif agar diberi tahu waktu terbaik untuk ke luar rumah dan melihatnya.

Pilih Intensitas Tinggi
Ingat! tak semua hujan meteor menyajikan penampakan dengan intensitas tinggi, artinya kamu hanya harus memilih beberapa hujan meteor saja. Pilihlah hujan meteor favorit atau pilihlah hujan meteor yang berintensitas tinggi seperti Geminids, Quadrantids, Lyrids, Aquarids, Arietids, Perseids dan Leonids.

Tunggu Malam Puncak
Hujan meteor umumnya berlangsung beberapa hari. Pilihlah hari pengamatan saat hujan meteor mencapai puncak terbanyak penampakan.

Hindari Bulan
Maksudnya yaitu jangan memilih pengamatan pada malam puncak saat fase bulan terang seperti Purnama, Lastquarter dan Firstquarter. Kecuali jika Bulannya sudah terbenam.
Keberadaan Bulan di langit saat puncak hujan meteor akan mengganggu pengamatan dan menurunkan jumlah meteor yang bisa terlihat. Karena Bulan adalah sumber polusi cahaya alami terbesar di langit malam dan jauh mengalahkan polusi lampu kota.

Temukan Lokasi Gelap dan Lapang
Lokasi untuk pengamatan haruslah gelap. Sama seperti Bulan, lampu kota adalah sumber polusi cahaya. Beruntunglah kamu jika sedang ada pemadaman listrik dari PLN :D
Tanah lapang juga keharusan, cobalah mencari tempat terbuka tanpa banyak pohon atau bangunan yang menghalangi cakrawala. Semakin lapang semakin luas area pengamatanmu.

Adaptasi Kegelapan Langit
Saat memulai pengamatan, biasakan terlebih dulu mata agar beradaptasi dengan langit gelap selama 20-30 menit. Jangan menatap sumber cahaya agar pupil mata melebar dan bisa menangkap intensitas meteor lebih banyak. Kamu harus menunggu matamu untuk menyesuaikan diri dan mungkin masing² orang berbeda lama penyesuaiannya.

Pastikan Cuaca Cerah
Kalo ini jelas syarat mutlak jadi tak perlu saya jelaskan lagi :)

Next " TIPS TRIK dan CARA Memotret Hujan Meteor "
Selamat berburu ;)

InOMN : International Observe the Moon Night 2017

thumbnail
International Observe the Moon Night 2017

InOMN adalah salah satu event astronomi tahunan Internasional temasuk Indonesia yang digelar sejak tahun 2010 silam baik dari kalangan umum, astronom amatir maupun para ahli.
Tujuan digelarnya acara InOMN adalah untuk mengamati atau mengobservasi Bulan secara serentak (Nonbar) di seluruh belahan dunia. Baik itu belahan Bumi Bulat maupun Datar.
Dan catat! InOMN tahun ini jatuh pada tanggal 28 Oktober 2017.

InOMN : International Observe the Moon Night 2017

Event ini memang selalu mengambil hari sabtu atau malam minggu sekitar bulan September-Oktober kala fase Bulan memasuki fase kuartil awal/ separuh awal. kegiatan ini bagian dari kampanye pentingnya satelit alami satu-satunya bagi planet Bumi dan kehidupan yang ada didalamnya dan bertujuan agar manusia di seluruh dunia dapat menikmati keindahan Bulan dan berbagi pengalaman bersama.

Dalam acara ini, Club² Astro di kotamu akan menyediakan Binokuler, Teleskop, Layar LCD, Laptop dan Software Astronomi yang bisa bebas digunakan selama pengamatan.

Mengapa dilaksanakan di sekitar fase Bulan kuartil awal hingga Bulan cembung?.
Karena InOMN ini adalah event pengamatan bulan yang ditujukan untuk masyarakat luas sehingga di butuhkan posisi Bulan di langit malam yang mudah untuk diamati. Pada fase Bulan Kuartil Awal sampai purnama, Bulan selepas Matahari terbenam akan berada tinggi di horizon sehingga sangat memudahkan kita untuk melakukan pengamatan Bulan bagi masyarakat secara luas.

Ingin Bergabung?!
Hubungi Club Astro di Kotamu untuk mengetahui lokasi Pengamatan. Info Alamat silakan Googling.

NAMA KOMUNITAS ASTRONOMI :

HIMPUNAN ASTRONOMI AMATIR ACEH (HA3)

ACEH ASTRO LOVERS

JOGJA ASTRO CLUB (JAC)

PENJELAJAH LANGIT

HIMPUNAN ASTRONOMI AMATIR JAKARTA (HAAJ)

JASCO (JAMBI ASTRO COMMUNITY)

LANGITSELATAN

GALAKTIKA ASTRO CLUB

ASTRO CLUB KARAWANG

RANCAH ASTRONOMY CLUB

HIMPUNAN ASTRONOMI AMATIR SEMARANG (HAAS)

SOLO ASTRO CLUB

JEMBER ASTRONOMY CLUB (JASTRO)

JOMBANG ASTRONOMI CLUB (JOAC)

BANGKALAN ASTRONOMY CLUB (BAC)

MALANG ASTRONOMY CLUB (MAC)

SURABAYA ASTRONOMY CLUB (SAC)

MASYARAKAT EKSPLORATOR ASTRONOMI PASURUAN ( MAESTRO-PASURUAN )

PALANGKA RAYA ASTRONOMY CLUB (PAC)

KOMUNITAS PECINTA ASTRONOMI KUTAI KARTANEGARA (KOMPAS KUKAR)

ASTRONOM AMATIR MAKASSAR

PADANGSIDIMPUAN ASTRONOMY CLUB (PSAC)

Mojopahit Astronomy Club (MojoAstro)

KLUB ASTRONOMI PELAJAR & MAHASISWA :

PASTRON & ANDROMEDA (UAD YOGYAKARTA)

ASTRONOMY ISLAMIC CLUB (ASTRONIC) UIN SUNAN KALIJAGA YOGYA

KLUB ASTRONOMI POLARIS SMAN 38 JAKARTA

FORUM PELAJAR ASTRONOMI (FPA) JAKARTA

FORUM OF SCIENTIST TEENAGERS (FOSCA) JAKARTA

KASTRO “ACHERNAR” SMAN 91 JAKARTA TIMUR

KASTRO “SIRIUS” SMAN 89 JAKARTA TIMUR

KASTRO “POLARIS” SMAN 38 JAKARTA SELATAN

KASTRO “CAPELLA” SMAN 48 JAKARTA TIMUR

ASTROPHILE BANDUNG

HIMASTRON ITB BANDUNG

KAPELLA (KOMUNITAS PENDONGAK LANGIT) UNPAD BANDUNG

SPICA ASTRO CLUB (SMPN 26 BANDUNG)

KASTRO “LUNAR” SMAN 3 BOGOR

CAKRAWALA UPI BANDUNG

CLUB ASTRONOMI SANTRI ASSALAM (CASA) SOLO

CASMARA (CLUB ASTRONOMI SMARA) SMA 4 SURAKARTA

KAPELA (KOMUNITAS PENGAMAT LANGIT) UNIV NEGERI MALANG

KOMPAS (KOMUNITAS PELAJAR ASTRONOMI) KULMINASI PAMEKASAN

HIMPUNAN PELAJAR ASTRONOMI SURABAYA (HIPAS)

ITS ASTRONOMY CLUB SURABAYA

ASTRONIX SMAN 9 SURABAYA

ANDROMEDA ASTRO CLUB (SMA 2 KOTABUMI) KOTABUMI LAMPUNG

BAJENG ASTRONOMY CLUB (SMA NEGERI 1 BAJENG) GOWA SULAWESI SELATAN

SEVENTEEN CLUB OF AMATEUR ASTRONOMI (SCASTRON) – SMAN 17 MAKASSAR

KOMPAS159 (KOMUNITAS PECINTA ASTRONOMI SALIS) SMAN 1 SUNGGUMINASA  SULAWESI SELATAN

Ulul Albab Astronomy Club (UA2C) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang

APC (Astronomy Physics Club) Universitas Brawijaya Malang

KEAJAIBAN LETAK KA'BAH DI BUMI YANG BUNDAR

thumbnail
Antipode
adalah dua tempat yang terletak di belahan bumi yang berlawanan. Yaitu Satu tempat ke tempat lain yang terhubung oleh garis tegak lurus melewati garis tengah inti bumi yang bundar atau suatu tempat yang letaknya berlawanan 180 derajat.

Ka'bah di Bumi Bulat Bundar

Dan Subhanallah...
Ka'bah secara umum berada di tengah wilayah daratan Bumi yang dihuni Manusia. Ini bisa dibuktikan dari Titik Antipode Ka'bah yang berada tepat di tengah Samudera Pacific atau lautan luas.

Antipode Ka'bah Bumi Bulat Bundar

Di wilayah ini minim aktifitas kehidupan Manusia. Wilayah Antipode Ka'bah inilah titik terjauh dari Ka'bah di muka Bumi.
Kakbah berada di koordinat 21° 25’ lintang utara dan posisi Antipode Ka'bah terletak di titik 21° 25’ lintang selatan. Jarak Ka'bah ke Titik Antipode 20.037 km atau tepat setengah lingkar Bumi 40.075,017 km.

bumi bundar bulat

Itulah kenapa, Manusia tidak kesulitan (kebingungan) dalam menentukan arah Ka'bah karena jarang manusia yang hidup di titik terjauh dari Ka'bah tersebut.

Bumi Bundar Bulat

Allah Maha BESAR untuk Mengatur Kehidupan di Bumi Ini...

* Tambahan... gambar 5 ini sedikit bercocoklogi 😉

Bumi datar atau bulat

Wisata Pantai di Jogja Terpopuler Sepanjang Libur Lebaran 2017

thumbnail
Melanjutkan ulasan sebelumnya Tempat Wisata di Jogja Terpopuler Sepanjang Libur Lebaran 2017. Berikut ini adalah daftar Wisata Pantai di Jogja Terpopuler Sepanjang Libur Lebaran 2017. Ini dia!!

Pantai Indrayanti 

Bernama asli Pantai Pulang Sawal adalah salah satu pantai yang berada di Dusun Ngasem, Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Wisata pantai jogja
Foto Wikipedia

Nama Indrayanti awalnya muncul lantaran terdapat sebuah cafe di bibir pantai dengan papan nama "Indrayanti" yang sangat mencolok, sehingga pantai ini secara luas dikenal dengan sebutan Indrayanti.

Kenyamanan pantai ini tersohor karena berpasir putih layaknya pantai di Bali, air lautnya berwarna biru kehijauan, ditunjang oleh kebersihannya yang terjaga dengan sangat baik oleh pihak pengelola. Sayang pengunjung sering tak bisa berenang bebas di tepi pantai, karena ombaknya sangat besar dan banyak sekali ubur-ubur yang berbahaya bagi kesehatan kulit.

Namun jangan khawatir, penyuka jet ski bakal terpuaskan disini, pengelola telah melengkapinya dengan penyewaan jet ski untuk para wisatawan yang suka tantangan. Selain itu, di Pantai Indrayanti juga berjejeran resto-resto yang dapat memuaskan hasrat kuliner Seafood bersama pasangan atau keluarga.

Pantai Parangtritis

Pantai sejuta umat inilah yang paling dekat dengan kota Jogja, wajar jika musim libur selalu dipenuhi wisatawan. Berjarak ±30km dari pusat Kota Jogja, Pantai ini bisa ditempuh dalam waktu 1 jam berkendara jika kondisi lalu lintas normal.
Wisata pantai jogja
Foto @journesia

Baca juga Keunikan Pantai Parangtritis

Pantai Baron 

adalah salah satu objek wisata berupa pantai yang terletak di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul. Lokasi Pantai Baron dapat ditempuh 40 km dari pusat kota Jogja.
Wisata pantai baron jogja
Foto @SARSATLINMAS
Pantai Baron memiliki karakteristik pasir coklat kehitaman mirip dengan Pantai Parangtritis, selain itu ombak di Pantai Baron juga terbilang cukup besar walaupun bentuknya menyerupai teluk.

Di Pantai Baron terdapat Mercusuar, indahnya pemandangan laut Selatan Jogja bisa kita nikmati dari atas sini. Selain itu di tebing sebelah barat Pantai terdapat sebuah tempat yang digunakan sebagai lokasi pembangkit listrik dengan tenaga alam bernama Baron Techno Park. Di Baron Techno Park inilah terdapat jam matahari yang berfungsi sebagai penunjuk waktu. Pecinta selfie akan dimanjakan sambil menikmati keindahan senja di tempat ini.
Tempat wisata di jogja
Foto @jogjafamilyfm

Keunikan khas pantai ini adalah rasa airnya, yaitu tawar dan asin. Hal ini terjadi karena terdapat sungai dengan air tawar yang mengalir ke laut. Air sungai pantai Baron tersebut berasal dari mata air yang berada di dalam tanah dan keluar melewati rongga rongga bebatuan, dari pegunungan Sewu. Rongga tersebut terjadi akibat sesar yang bergeser oleh aktifitas tektonik gunung api masa purba.

Pantai Nglambor 

Berada di Dusun Ngandong, Purwodadi, Tepus, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pantai eksotis ini pembentukannya dipengaruhi oleh aktifitas gunung berapi purba berumur tersier yang bernama Gunung Batur.
Wisata pantai Jogja
Foto @PSatrio95
Lokasi pantai Nglambor secara litologi berada di zona proximal dari Gunung Batur. Di tempat ini dijumpai singkapan breksi vulkanik dengan beberapa sisipan pasir lumpuran yg berstruktur laminasi yang menunjukkan endapan tubidites (longsor di dalam laut).

Terlindungnya pantai oleh pulau karang yang memecah gelombang membuat ombak di pantai Nglambor cukup tenang dan aman sehingga kehidupan biota bawah lautnya bisa terjaga dengan baik. Ombak yang pelan dengan air yang jernih menjadikan biota laut dan terumbu karang tumbuh dengan subur.

Inilah yang menjadikan Pantai Nglambor sangat digemari pecinta Snorkeling. Ketika kelompok Nglambor Bintang Snorkeling mulai mempromosikan wisata ini, Nglambor pun mulai dikenal wisatawan dan kini berkembang menjadi salah satu destinasi wisata bahari favorit di Gunungkidul.

Pantai Sadranan 

Terletak di Dusun Pulegundes II, Desa Sidoarjo, Tepus, Sidoharjo, Tepus, Kabupaten Gunung Kidul. Asal usul nama pantai Sadranan berasal dari kata 'nyadran' yaitu ritual sedekah laut sebagai ungkapan rasa syukur kepada Sang Pencipta.
Pantai jogja
Foto @SARSATLINMAS
Terkenal sebagai salah satu pantai Jogja berpasir putih dan halus yang terhampar di sepanjang selatan Pegunungan Seribu, Pantai Sadranan merupakan salah satu pantai luas yang belakangan ini banyak digemari karena dapat dijadikan sebagai tempat snorkeling selain di Nglambor.

Tempat Wisata Alam di Jogja Terpopuler Sepanjang Libur Lebaran 2017

thumbnail
Musim libur lebaran selalu membawa berkah bagi Wisata Jogja tak terkecuali pada tahun 2017 ini. Melalui penelusuran di berbagai channel sosial media, @Jogja_Uncover berhasil menghimpun 5 tempat wisata alam Jogja yang sangat populer sepanjang libur lebaran 2017 berdasarkan tingkat popularitasnya di media sosial, baik dalam hal intensitas obrolan, status, check in maupun foto-foto selfie yang tersebar.
Cekidot!!

Hutan Pinus Jogja 

Dikenal dengan nama Hutan Pinus Imogiri atau Hutan Pinus Mangunan. Mulai populer secara luas pada awal 2015 sebagai lokasi hunting foto dan pre-wedding kemudian pada Juli 2016 mencapai puncak popularitasnya untuk lokasi selfie anak muda.
Hutan pinus jogja

Hutan pinus jogja
Foto @Lagipiknik_com
Hutan Pinus ini merupakan bagian dari Resort Pengelolaan Hutan (RPH) Mangunan yang lokasinya tak jauh dari makan raja-raja kesultanan Mataram Yogyakarta di Imogiri. Karena itu orang-orang kebanyakan menyebutnya dengan nama Hutan Pinus Imogiri, walau sebenarnya lokasi tepatnya secara administratif berada di Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Salah satu foto Hutan Pinus Mangunan Dlingo, Bantul sempat populer di situs 9GAG dengan komentar foto ± mencapai 2000 orang dan point ± 7000. Foto tersebut memperlihatkan view panggung terbuka yang bisa digunakan untuk ruang teater, sastra, hingga ruang pertunjukan musik.

Sebelum menjadi salah satu tujuan wisata, hutan di kawasan Mangunan adalah sebuah tanah tandus yang kemudian direboisasi. Tak hanya pinus, jenis pohon lain seperti mahoni, akasia, kemiri dan kayu putih juga ditanam di lahan yang luasnya kurang lebih 500 Ha ini. Kini kawasan Mangunan, terutama bagian yang ditanami pohon pinus tak hanya berfungsi sebagai hutan lindung namun juga dikelola sebagai salah satu objek wisata dengan fasilitas wisata yang cukup memadai.

Puncak Becici Jogja

Jauh sebelum mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama main ke Puncak Becici beberapa waktu yang lalu, tempat ini sudah cukup lumayan populer di kalangan anak muda Jogja. Dan kini pasca dikunjungi Barack Obama Puncak Becici mulai jadi buah bibir wisatawan dunia.
Puncak becici jogja
Foto @ejiebelula


Berlokasi di desa Gunung Muntuk, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Puncak Becici merupakan area hutan pinus seluas 4.4 hektar yang disadap getahnya. Wilayahnya masuk dalam RPH (Resort Pengelolaan Hutan) Mangunan, area kerja Dishutbun Provinsi Yogyakarta. Setelah dikelola menjadi tempat wisata pada 2015 lalu, aktivitas penyadapan getah pun berhenti dan pekerjanya beralih profesi menjadi pengelola.
Puncak becici
Foto @FebriLenss

Gardu pandang diatas pohon Pinus jadi daya tarik wisatawan untuk berselfie. Gardu pandang ini hampir mirip di wisata alam kalibiru kulon progo. Dari Puncak becici wisatawan bisa mengabadikan momen matahari tenggelam atau sunset. Karena puncak becici berada di tebing yang agak menjorok dan menghadap ke barat, sehingga pemandangan kota Jogja hingga gunung Merapi terlihat dengan jelas.

Tebing Breksi Jogja

Kisah aktifitas gunung api selalu menarik untuk dinikmati, terlebih karena kita hidup berdampingan dengannya, atau malah hidup diatas sisa-sisa letusannya. Salah satunya sebut saja di Kawasan cagar alam Taman Tebing Breksi Prambanan Jogja.
Tebing breksi jogja
Foto @traveler_IND

Taman Tebing Breksi di Sambirejo Prambanan adalah hasil singkapan batuan endapan abu vulkanik dari erupsi gunung api purba jutaan tahun silam yang membentuk morfologi bukit. Penambangan oleh penduduk setempat menyebabkan kupasan tebing setinggi 30m dengan ketebalan sesungguhnya lebih dari 60m, sementara puncak perbukitan ini mencapai 300 meter dengan ketebalan 250 meter. Terdapatnya batuapung membuktikan secara empiris jika endapan ini merupakan hasil letusan gunung api super eksplosif.
Tebing breksi jogja
Foto IG alexa_jogja


Sebenarnya apa yang terjadi dengan Yogyakarta dimasa Purba ? Seperti apakah bentuk wajah Gunung Kidul saat itu ? Simak di sini Sejarah Tebing Breksi

Kalibiru Kulon Progo

Lebih duluan populer sebagai wisata Jogja alternatif buat selfie sejak akhir tahun 2014 dan terus ngehits hingga mencapai puncaknya pada bulan Juli 2016 lalu.
Kalibiru kulon progo
Foto IG : antaraeco

Kalibiru adalah nama sebuah desa sekaligus hutan wisata yang mulai dibangun pada tahun 2008. Terletak di kecamatan Kokap, tepatnya di lokasi perbukitan menoreh kulonprogo Yogyakarta yang berada diketinggian 450 m dpl. Tempat ini tidak jauh dari kota Wates yang hanya berjarak 10 km.
Kalibiru kulon progo
Foto @airyrooms
Ada tempat asyik buat berselfie di sini, yaitu semacam menara pandang dari kayu yang terletak di atas pohon pinus dan bisa dicapai melalui tangga bambu. Dari atas sinilah keindahan Waduk Sermo dapat terlihat di kejauhan. Selfie disini membuat banyak anak muda "ngiri" dan akhirnya Kalibiru jadi perbincangan.

Pantai Jogja

Bagaimana dengan Pantai Jogja ?!
Simak ulasannya di sini
Wisata Pantai di Jogja Terpopuler 

*MOHON MAAF jika ada kekeliruan penulisan sumber foto. Silakan hubungi Admin untuk dikoreksi

Sejarah Gempa Kembar Wonosobo Jawa Tengah dan Letusan Merapi

thumbnail
Gempa bumi berkekuatan 3,1 SR mengguncang wilayah Dieng Jawa Tengah pada pukul 14.00, Sabtu 2 Januari 2016. Gempa tektonik kecil bersumber dari kawah Sileri yang berada di kawasan Dieng. 3 tahun sebelumnya tercatat gempa darat berkekuatan 4.8 SR juga menggoyang wilayah Jawa Tengah ini, dengan episentrum -7.295, 109.850 atau tepatnya 11 km Baratlaut Wonosobo di kedalaman kurang dari 10km, pada 19 April 2013. Menyebabkan sekitar 4.000 orang mengungsi dan merusak 171 rumah.

Gempa jawa tengah

Tanpa ada korban jiwa dalam dua kejadian tersebut, lalu apa istimewanya gempa di Wilayah Wonosobo ini hingga harus diulas?!

Mari mundurkan mesin waktu jauh ke belakang, sebuah catatan sejarah peristiwa gempa besar Wonosobo Jawa Tengah yang sangat merusak terekam dalam majalah terbitan lama berbahasa Belanda “Indie” yang terbit pada 7 Januari Tahun 1925. Cerita ini tentu sudah banyak diketahui warga Wonosobo.

Dalam penelitian literatur oleh Bimo Sasongko (Staf Perpustakaan Kab. Wonosobo), gempa kuat dimulai pada hari Minggu 9 November 1924 disusul hari Rabu 12 November 1924 dan 16 November 1924. Episentrum gempa diperkirakan 4km Baratlaut Kota Wonosobo. Gempa ini membuat tanah bergemuruh dan menyebabkan fragmentasi, pergeseran lapisan tanah dan longsor juga banjir besar. Menewaskan hampir seribu jiwa.

Gempa jawa tengah
Foto Tropenmuseum

Gempa jawa tengah
Foto Tropenmuseum

Dampak Luas Gempa 1924

6 tahun berlalu, gempa Wonosobo 1924 akhirnya memicu erupsi Gunung Merapi yang hanya berjarak ±70km dari episentrum. Terpicunya Merapi oleh gempa besar 1924 ini hampir mirip saat gempa Jogja 2006 yang menyebabkan Merapi meletus 2010 lalu.

Tepatnya pada 8-9 Desember 1930 gunung Merapi meletus besar ditandai oleh ledakan yang hebat, disusul dengan luncuran awan panas mencapai 11 km. Aktivitas berlanjut sehari setelahnya dengan luncuran awan panas mencapai 12 km dan merambah kurang lebih 20 hektare lahan.

Gunung merapi meletus
Foto Tropenmuseum

Erupsi Merapi menghancurkan 36 desa. Korban tewas mencapai hampir 1.400 orang. Abunya mencapai pulau Madura dan diperkirakan letusan inilah yang melenyapkan perkebunan teh yang dulu banyak berada di lereng Merapi.

Menelusuri Episentrum Gempa 1924

Di dalam buku "International Handbook of Earthquake & Engineering Seismology", ditemukan catatan yang berbeda tentang peristiwa gempa kembar tersebut. Dalam buku ini episentrum gempa 12 November 1924 berada di koordinat  -7.2, 109.5 tepatnya di sebelah Barat kali Comal, Watukumpul, Pemalang, dengan korban di Jawa Tengah 609 jiwa.

Gempa bumi jawa

Sementara gempa besar kedua yang berpusat di Wonosobo terjadi pada 2 Desember 1924, episentrum -7.3, 109.9 atau sebelah Barat Pemandian Air Panas Tegalsari Garung, yang menelan korban 115 jiwa. Secara terpisah situs Geolitik memperkirakan gempa ini berkekuatan 9 MMI. kedua titik episentrum gempa kembar tersebut sama dengan rilis NGDC dalam CATALOG OF SIGNIFICANT EARTHQUAKES 2150 B.C. - 1991 A.D.

Gempa bumi wonosobo

Sementara itu BMKG Sub Bidang Informasi Dini Gempa bumi dan Tsunami di Kemayoran, Jakarta Pusat mencatat gempa 12 November 1924 berpusat di wilayah Pagentan, Plumbungan, Banjarnegara (-7.3S - 109.8E) berkekuatan 8-9 MMI.

Gempa bumi wonosobo

Gempa kedua pada 2 Desember 1924, disinyalir sebagai gempa susulan (Gempa Kembar) dengan skala sama besar 9 MMI berpusat di 7.3S - 109.9E atau selaras dengan episentrum NGDC di sebelah Barat Pemandian Air Panas Tegalsari, Garung, Wonosobo. Gempa ini menewaskan 727 orang dan merusak 2250 rumah, diantaranya hanyut oleh longsor dan banjir besar.


Bukan perbedaan episentrum yang menjadi inti dari tulisan Jogja Uncover kali ini. Namun ada satu lagi peristiwa di wilayah Wonosobo yang patut digaris bawahi. Yaitu cerita tentang Pendopo Kabupaten Wonosobo yang pernah rusak parah sekitar tahun 1870-an. Pendopo ini sekarang dikenal sebagai Kantor dan Rumah Dinas Bupati Wonosobo. Apa yang telah terjadi di tahun tersebut ?!

Ternyata, dalam "Series on Seismology (Vol V)" pada 21 Februari 1877 atau 47 tahun sebelum 1924, Wonosobo juga pernah diguncang gempa besar berkekuatan 6 MMI, getarannya dirasakan hingga Kedu, sayangnya episentrum tidak diketahui.

Apa Pemicunya ?!
Wonosobo adalah salah satu dataran tinggi yang berada tak jauh dari sumbu patahan besar purba Kebumen-Muria. Garis sesar mendatar tua ini saling berlawanan arah memotong bagian tengah Pulau Jawa menciptakan sub-fault yang kompleks. Sederhananya, Sesar Kebumen-Muria telah lama mati namun lintasannya menyisakan sesar baru.

Baca Juga : Ramalan Terbelahnya Pulau Jawa

Aktifitas tektonik Wonosobo, khususnya dataran Dieng dipengaruhi oleh keberadaan Sesar turun Sileri, Sesar Turun Dolok dan Sesar Turun Kawah Sikidang, juga Sesar Kemulan. Jalur retakan di daratan tinggi ini memotong Dieng pada arah-arah utama barat-timur dan baratlaut-tenggara. Jalur-jalur inilah yang berpotensi saling picu hingga menciptakan gempa yang sama besar dalam kurun waktu singkat.


Dari semua peristiwa besar yang pernah mengguncang Wonosobo bisa dipastikan, gempa Wonosobo adalah gempa berulang yang belum terdeteksi siklusnya dan berpotensi menciptakan gempa susulan dengan kekuatan sama (Kembar) bahkan lebih.

Gempa kuno 1877 dan gempa 1924 memiliki jarak 47 tahun, lalu adakah kejadian yang cukup signifikan 47 tahun kemudian pasca 1924 ?! tak ada catatan pada tahun 1970an.

Ini yang harus diwaspadai sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana. Sudah 93 tahun berlalu wilayah tektonik Wonosobo belum menunjukkan aktifitas signifikan, terbesar hanya berskala 4.8 SR pada 19 April 2013, disusul getaran 3,1 SR di tahun 2016. Masyarakat tak boleh terlena karena kedua aktifitas terakhir cukup menunjukkan sesar darat yang tersembunyi di bumi Wonosobo masih aktif, khususnya pada dugaan patahan lempeng dibagian bawah kawah Sileri.

Sekian

Cari Artikel