Wisata Pantai di Jogja Terpopuler Sepanjang Libur Lebaran 2017

thumbnail
Melanjutkan ulasan sebelumnya Tempat Wisata di Jogja Terpopuler Sepanjang Libur Lebaran 2017. Berikut ini adalah daftar Wisata Pantai di Jogja Terpopuler Sepanjang Libur Lebaran 2017. Ini dia!!

Pantai Indrayanti 

Bernama asli Pantai Pulang Sawal adalah salah satu pantai yang berada di Dusun Ngasem, Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Wisata pantai jogja
Foto Wikipedia

Nama Indrayanti awalnya muncul lantaran terdapat sebuah cafe di bibir pantai dengan papan nama "Indrayanti" yang sangat mencolok, sehingga pantai ini secara luas dikenal dengan sebutan Indrayanti.

Kenyamanan pantai ini tersohor karena berpasir putih layaknya pantai di Bali, air lautnya berwarna biru kehijauan, ditunjang oleh kebersihannya yang terjaga dengan sangat baik oleh pihak pengelola. Sayang pengunjung sering tak bisa berenang bebas di tepi pantai, karena ombaknya sangat besar dan banyak sekali ubur-ubur yang berbahaya bagi kesehatan kulit.

Namun jangan khawatir, penyuka jet ski bakal terpuaskan disini, pengelola telah melengkapinya dengan penyewaan jet ski untuk para wisatawan yang suka tantangan. Selain itu, di Pantai Indrayanti juga berjejeran resto-resto yang dapat memuaskan hasrat kuliner Seafood bersama pasangan atau keluarga.

Pantai Parangtritis

Pantai sejuta umat inilah yang paling dekat dengan kota Jogja, wajar jika musim libur selalu dipenuhi wisatawan. Berjarak ±30km dari pusat Kota Jogja, Pantai ini bisa ditempuh dalam waktu 1 jam berkendara jika kondisi lalu lintas normal.
Wisata pantai jogja
Foto @journesia

Baca juga Keunikan Pantai Parangtritis

Pantai Baron 

adalah salah satu objek wisata berupa pantai yang terletak di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul. Lokasi Pantai Baron dapat ditempuh 40 km dari pusat kota Jogja.
Wisata pantai baron jogja
Foto @SARSATLINMAS
Pantai Baron memiliki karakteristik pasir coklat kehitaman mirip dengan Pantai Parangtritis, selain itu ombak di Pantai Baron juga terbilang cukup besar walaupun bentuknya menyerupai teluk.

Di Pantai Baron terdapat Mercusuar, indahnya pemandangan laut Selatan Jogja bisa kita nikmati dari atas sini. Selain itu di tebing sebelah barat Pantai terdapat sebuah tempat yang digunakan sebagai lokasi pembangkit listrik dengan tenaga alam bernama Baron Techno Park. Di Baron Techno Park inilah terdapat jam matahari yang berfungsi sebagai penunjuk waktu. Pecinta selfie akan dimanjakan sambil menikmati keindahan senja di tempat ini.
Tempat wisata di jogja
Foto @jogjafamilyfm

Keunikan khas pantai ini adalah rasa airnya, yaitu tawar dan asin. Hal ini terjadi karena terdapat sungai dengan air tawar yang mengalir ke laut. Air sungai pantai Baron tersebut berasal dari mata air yang berada di dalam tanah dan keluar melewati rongga rongga bebatuan, dari pegunungan Sewu. Rongga tersebut terjadi akibat sesar yang bergeser oleh aktifitas tektonik gunung api masa purba.

Pantai Nglambor 

Berada di Dusun Ngandong, Purwodadi, Tepus, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pantai eksotis ini pembentukannya dipengaruhi oleh aktifitas gunung berapi purba berumur tersier yang bernama Gunung Batur.
Wisata pantai Jogja
Foto @PSatrio95
Lokasi pantai Nglambor secara litologi berada di zona proximal dari Gunung Batur. Di tempat ini dijumpai singkapan breksi vulkanik dengan beberapa sisipan pasir lumpuran yg berstruktur laminasi yang menunjukkan endapan tubidites (longsor di dalam laut).

Terlindungnya pantai oleh pulau karang yang memecah gelombang membuat ombak di pantai Nglambor cukup tenang dan aman sehingga kehidupan biota bawah lautnya bisa terjaga dengan baik. Ombak yang pelan dengan air yang jernih menjadikan biota laut dan terumbu karang tumbuh dengan subur.

Inilah yang menjadikan Pantai Nglambor sangat digemari pecinta Snorkeling. Ketika kelompok Nglambor Bintang Snorkeling mulai mempromosikan wisata ini, Nglambor pun mulai dikenal wisatawan dan kini berkembang menjadi salah satu destinasi wisata bahari favorit di Gunungkidul.

Pantai Sadranan 

Terletak di Dusun Pulegundes II, Desa Sidoarjo, Tepus, Sidoharjo, Tepus, Kabupaten Gunung Kidul. Asal usul nama pantai Sadranan berasal dari kata 'nyadran' yaitu ritual sedekah laut sebagai ungkapan rasa syukur kepada Sang Pencipta.
Pantai jogja
Foto @SARSATLINMAS
Terkenal sebagai salah satu pantai Jogja berpasir putih dan halus yang terhampar di sepanjang selatan Pegunungan Seribu, Pantai Sadranan merupakan salah satu pantai luas yang belakangan ini banyak digemari karena dapat dijadikan sebagai tempat snorkeling selain di Nglambor.

Tempat Wisata Alam di Jogja Terpopuler Sepanjang Libur Lebaran 2017

thumbnail
Musim libur lebaran selalu membawa berkah bagi Wisata Jogja tak terkecuali pada tahun 2017 ini. Melalui penelusuran di berbagai channel sosial media, @Jogja_Uncover berhasil menghimpun 5 tempat wisata alam Jogja yang sangat populer sepanjang libur lebaran 2017 berdasarkan tingkat popularitasnya di media sosial, baik dalam hal intensitas obrolan, status, check in maupun foto-foto selfie yang tersebar.
Cekidot!!

Hutan Pinus Jogja 

Dikenal dengan nama Hutan Pinus Imogiri atau Hutan Pinus Mangunan. Mulai populer secara luas pada awal 2015 sebagai lokasi hunting foto dan pre-wedding kemudian pada Juli 2016 mencapai puncak popularitasnya untuk lokasi selfie anak muda.
Hutan pinus jogja

Hutan pinus jogja
Foto @Lagipiknik_com
Hutan Pinus ini merupakan bagian dari Resort Pengelolaan Hutan (RPH) Mangunan yang lokasinya tak jauh dari makan raja-raja kesultanan Mataram Yogyakarta di Imogiri. Karena itu orang-orang kebanyakan menyebutnya dengan nama Hutan Pinus Imogiri, walau sebenarnya lokasi tepatnya secara administratif berada di Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Salah satu foto Hutan Pinus Mangunan Dlingo, Bantul sempat populer di situs 9GAG dengan komentar foto ± mencapai 2000 orang dan point ± 7000. Foto tersebut memperlihatkan view panggung terbuka yang bisa digunakan untuk ruang teater, sastra, hingga ruang pertunjukan musik.

Sebelum menjadi salah satu tujuan wisata, hutan di kawasan Mangunan adalah sebuah tanah tandus yang kemudian direboisasi. Tak hanya pinus, jenis pohon lain seperti mahoni, akasia, kemiri dan kayu putih juga ditanam di lahan yang luasnya kurang lebih 500 Ha ini. Kini kawasan Mangunan, terutama bagian yang ditanami pohon pinus tak hanya berfungsi sebagai hutan lindung namun juga dikelola sebagai salah satu objek wisata dengan fasilitas wisata yang cukup memadai.

Puncak Becici Jogja

Jauh sebelum mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama main ke Puncak Becici beberapa waktu yang lalu, tempat ini sudah cukup lumayan populer di kalangan anak muda Jogja. Dan kini pasca dikunjungi Barack Obama Puncak Becici mulai jadi buah bibir wisatawan dunia.
Puncak becici jogja
Foto @ejiebelula


Berlokasi di desa Gunung Muntuk, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Puncak Becici merupakan area hutan pinus seluas 4.4 hektar yang disadap getahnya. Wilayahnya masuk dalam RPH (Resort Pengelolaan Hutan) Mangunan, area kerja Dishutbun Provinsi Yogyakarta. Setelah dikelola menjadi tempat wisata pada 2015 lalu, aktivitas penyadapan getah pun berhenti dan pekerjanya beralih profesi menjadi pengelola.
Puncak becici
Foto @FebriLenss

Gardu pandang diatas pohon Pinus jadi daya tarik wisatawan untuk berselfie. Gardu pandang ini hampir mirip di wisata alam kalibiru kulon progo. Dari Puncak becici wisatawan bisa mengabadikan momen matahari tenggelam atau sunset. Karena puncak becici berada di tebing yang agak menjorok dan menghadap ke barat, sehingga pemandangan kota Jogja hingga gunung Merapi terlihat dengan jelas.

Tebing Breksi Jogja

Kisah aktifitas gunung api selalu menarik untuk dinikmati, terlebih karena kita hidup berdampingan dengannya, atau malah hidup diatas sisa-sisa letusannya. Salah satunya sebut saja di Kawasan cagar alam Taman Tebing Breksi Prambanan Jogja.
Tebing breksi jogja
Foto @traveler_IND

Taman Tebing Breksi di Sambirejo Prambanan adalah hasil singkapan batuan endapan abu vulkanik dari erupsi gunung api purba jutaan tahun silam yang membentuk morfologi bukit. Penambangan oleh penduduk setempat menyebabkan kupasan tebing setinggi 30m dengan ketebalan sesungguhnya lebih dari 60m, sementara puncak perbukitan ini mencapai 300 meter dengan ketebalan 250 meter. Terdapatnya batuapung membuktikan secara empiris jika endapan ini merupakan hasil letusan gunung api super eksplosif.
Tebing breksi jogja
Foto IG alexa_jogja


Sebenarnya apa yang terjadi dengan Yogyakarta dimasa Purba ? Seperti apakah bentuk wajah Gunung Kidul saat itu ? Simak di sini Sejarah Tebing Breksi

Kalibiru Kulon Progo

Lebih duluan populer sebagai wisata Jogja alternatif buat selfie sejak akhir tahun 2014 dan terus ngehits hingga mencapai puncaknya pada bulan Juli 2016 lalu.
Kalibiru kulon progo
Foto IG : antaraeco

Kalibiru adalah nama sebuah desa sekaligus hutan wisata yang mulai dibangun pada tahun 2008. Terletak di kecamatan Kokap, tepatnya di lokasi perbukitan menoreh kulonprogo Yogyakarta yang berada diketinggian 450 m dpl. Tempat ini tidak jauh dari kota Wates yang hanya berjarak 10 km.
Kalibiru kulon progo
Foto @airyrooms
Ada tempat asyik buat berselfie di sini, yaitu semacam menara pandang dari kayu yang terletak di atas pohon pinus dan bisa dicapai melalui tangga bambu. Dari atas sinilah keindahan Waduk Sermo dapat terlihat di kejauhan. Selfie disini membuat banyak anak muda "ngiri" dan akhirnya Kalibiru jadi perbincangan.

Pantai Jogja

Bagaimana dengan Pantai Jogja ?!
Simak ulasannya di sini
Wisata Pantai di Jogja Terpopuler 

*MOHON MAAF jika ada kekeliruan penulisan sumber foto. Silakan hubungi Admin untuk dikoreksi

Sejarah Gempa Kembar Wonosobo Jawa Tengah dan Letusan Merapi

thumbnail
Gempa bumi berkekuatan 3,1 SR mengguncang wilayah Dieng Jawa Tengah pada pukul 14.00, Sabtu 2 Januari 2016. Gempa tektonik kecil bersumber dari kawah Sileri yang berada di kawasan Dieng. 3 tahun sebelumnya tercatat gempa darat berkekuatan 4.8 SR juga menggoyang wilayah Jawa Tengah ini, dengan episentrum -7.295, 109.850 atau tepatnya 11 km Baratlaut Wonosobo di kedalaman kurang dari 10km, pada 19 April 2013. Menyebabkan sekitar 4.000 orang mengungsi dan merusak 171 rumah.

Gempa jawa tengah

Tanpa ada korban jiwa dalam dua kejadian tersebut, lalu apa istimewanya gempa di Wilayah Wonosobo ini hingga harus diulas?!

Mari mundurkan mesin waktu jauh ke belakang, sebuah catatan sejarah peristiwa gempa besar Wonosobo Jawa Tengah yang sangat merusak terekam dalam majalah terbitan lama berbahasa Belanda “Indie” yang terbit pada 7 Januari Tahun 1925. Cerita ini tentu sudah banyak diketahui warga Wonosobo.

Dalam penelitian literatur oleh Bimo Sasongko (Staf Perpustakaan Kab. Wonosobo), gempa kuat dimulai pada hari Minggu 9 November 1924 disusul hari Rabu 12 November 1924 dan 16 November 1924. Episentrum gempa diperkirakan 4km Baratlaut Kota Wonosobo. Gempa ini membuat tanah bergemuruh dan menyebabkan fragmentasi, pergeseran lapisan tanah dan longsor juga banjir besar. Menewaskan hampir seribu jiwa.

Gempa jawa tengah
Foto Tropenmuseum

Gempa jawa tengah
Foto Tropenmuseum

Dampak Luas Gempa 1924

6 tahun berlalu, gempa Wonosobo 1924 akhirnya memicu erupsi Gunung Merapi yang hanya berjarak ±70km dari episentrum. Terpicunya Merapi oleh gempa besar 1924 ini hampir mirip saat gempa Jogja 2006 yang menyebabkan Merapi meletus 2010 lalu.

Tepatnya pada 8-9 Desember 1930 gunung Merapi meletus besar ditandai oleh ledakan yang hebat, disusul dengan luncuran awan panas mencapai 11 km. Aktivitas berlanjut sehari setelahnya dengan luncuran awan panas mencapai 12 km dan merambah kurang lebih 20 hektare lahan.

Gunung merapi meletus
Foto Tropenmuseum

Erupsi Merapi menghancurkan 36 desa. Korban tewas mencapai hampir 1.400 orang. Abunya mencapai pulau Madura dan diperkirakan letusan inilah yang melenyapkan perkebunan teh yang dulu banyak berada di lereng Merapi.

Menelusuri Episentrum Gempa 1924

Di dalam buku "International Handbook of Earthquake & Engineering Seismology", ditemukan catatan yang berbeda tentang peristiwa gempa kembar tersebut. Dalam buku ini episentrum gempa 12 November 1924 berada di koordinat  -7.2, 109.5 tepatnya di sebelah Barat kali Comal, Watukumpul, Pemalang, dengan korban di Jawa Tengah 609 jiwa.

Gempa bumi jawa

Sementara gempa besar kedua yang berpusat di Wonosobo terjadi pada 2 Desember 1924, episentrum -7.3, 109.9 atau sebelah Barat Pemandian Air Panas Tegalsari Garung, yang menelan korban 115 jiwa. Secara terpisah situs Geolitik memperkirakan gempa ini berkekuatan 9 MMI. kedua titik episentrum gempa kembar tersebut sama dengan rilis NGDC dalam CATALOG OF SIGNIFICANT EARTHQUAKES 2150 B.C. - 1991 A.D.

Gempa bumi wonosobo

Sementara itu BMKG Sub Bidang Informasi Dini Gempa bumi dan Tsunami di Kemayoran, Jakarta Pusat mencatat gempa 12 November 1924 berpusat di wilayah Pagentan, Plumbungan, Banjarnegara (-7.3S - 109.8E) berkekuatan 8-9 MMI.

Gempa bumi wonosobo

Gempa kedua pada 2 Desember 1924, disinyalir sebagai gempa susulan (Gempa Kembar) dengan skala sama besar 9 MMI berpusat di 7.3S - 109.9E atau selaras dengan episentrum NGDC di sebelah Barat Pemandian Air Panas Tegalsari, Garung, Wonosobo. Gempa ini menewaskan 727 orang dan merusak 2250 rumah, diantaranya hanyut oleh longsor dan banjir besar.


Bukan perbedaan episentrum yang menjadi inti dari tulisan Jogja Uncover kali ini. Namun ada satu lagi peristiwa di wilayah Wonosobo yang patut digaris bawahi. Yaitu cerita tentang Pendopo Kabupaten Wonosobo yang pernah rusak parah sekitar tahun 1870-an. Pendopo ini sekarang dikenal sebagai Kantor dan Rumah Dinas Bupati Wonosobo. Apa yang telah terjadi di tahun tersebut ?!

Ternyata, dalam "Series on Seismology (Vol V)" pada 21 Februari 1877 atau 47 tahun sebelum 1924, Wonosobo juga pernah diguncang gempa besar berkekuatan 6 MMI, getarannya dirasakan hingga Kedu, sayangnya episentrum tidak diketahui.

Apa Pemicunya ?!
Wonosobo adalah salah satu dataran tinggi yang berada tak jauh dari sumbu patahan besar purba Kebumen-Muria. Garis sesar mendatar tua ini saling berlawanan arah memotong bagian tengah Pulau Jawa menciptakan sub-fault yang kompleks. Sederhananya, Sesar Kebumen-Muria telah lama mati namun lintasannya menyisakan sesar baru.

Baca Juga : Ramalan Terbelahnya Pulau Jawa

Aktifitas tektonik Wonosobo, khususnya dataran Dieng dipengaruhi oleh keberadaan Sesar turun Sileri, Sesar Turun Dolok dan Sesar Turun Kawah Sikidang, juga Sesar Kemulan. Jalur retakan di daratan tinggi ini memotong Dieng pada arah-arah utama barat-timur dan baratlaut-tenggara. Jalur-jalur inilah yang berpotensi saling picu hingga menciptakan gempa yang sama besar dalam kurun waktu singkat.


Dari semua peristiwa besar yang pernah mengguncang Wonosobo bisa dipastikan, gempa Wonosobo adalah gempa berulang yang belum terdeteksi siklusnya dan berpotensi menciptakan gempa susulan dengan kekuatan sama (Kembar) bahkan lebih.

Gempa kuno 1877 dan gempa 1924 memiliki jarak 47 tahun, lalu adakah kejadian yang cukup signifikan 47 tahun kemudian pasca 1924 ?! tak ada catatan pada tahun 1970an.

Ini yang harus diwaspadai sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana. Sudah 93 tahun berlalu wilayah tektonik Wonosobo belum menunjukkan aktifitas signifikan, terbesar hanya berskala 4.8 SR pada 19 April 2013, disusul getaran 3,1 SR di tahun 2016. Masyarakat tak boleh terlena karena kedua aktifitas terakhir cukup menunjukkan sesar darat yang tersembunyi di bumi Wonosobo masih aktif, khususnya pada dugaan patahan lempeng dibagian bawah kawah Sileri.

Sekian

Kalibiru serta Jogja Bay Jadi Tempat Wisata Favorit Weekend

thumbnail
Kunjungan wisata ke The Lost World Castle Jogja awal tahun 2017 ini meningkat tajam, namun Kalibiru serta Jogja Bay tetap masih menjadi tempat wisata Jogja favorit warga kota khususnya di saat weekend.

Foto-fotonya nampak masih belum basi untuk wira-wiri di berbagai aplikasi sosial media. Perhitungan jumlah update status dan check in social mediapun menunjukkan hal yang sama. The Lost World Castle Jogja sedang ramai dikunjungi, namun Kalibiru dan Jogja Bay tetap tak ditinggalkan meski sudah lama eksis.

Jogja Bay 

Umumnya warga kota Jogja dan sekitar memilih Jogja Bay sebagai tempat wisata adalah dari kalangan keluarga. Mereka membawa anak-anak bermain di Jogja Bay dan biasanya orang-orang menghabiskan waktu hingga 4 jam di sini.

Tempat wisata jogja bay
Foto @jogjabay

Menyaksikan anak-anak yang bermain memang menjadi hiburan tersendiri bagi orang tua ditambah lagi kemudahan mendapatkan tiket online juga menjadi daya tarik dengan berbagai macam metode pembayaran.

Baca ulasannya disini Wisata Jogja Bay

Kalibiru Jogja 

Sementara itu tempat wisata Kalibiru Jogja cenderung didominasi wisatawan muda dari kalangan pelajar dan mahasiswa, baik itu yang berasal dari kota Jogja atau daerah sekitarnya.

Tempat wisata kalibiru jogja
Foto @dewikalibiru

Objek wisata ini memang cocok buat anak muda, apalagi disini tersedia tempat yang disiapkan buat penggemar foto selfie. Untuk dapat foto di atas pohon dengan view waduk Sermo mereka bahkan rela antri :)

Baca ulasannya disini wisata Kalibiru Jogja

The Lost World Castle Jogja

Tempat wisata baru ini berbentuk kastil atau rumah benteng yang terletak di Dusun Petung, Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan. Meskipun pembangunan belum selesai, obyek wisata seluas 1,3 hektar tersebut sudah dibuka sejak Januari 2017, dan setiap hari ramai dikunjungi banyak wisatawan.

The Lost World Castle Jogja
Foto Erwina

Pembangunannya saat ini tengah dilanda polemik masalah perizinan, karena menurut Sunardi Gunarto, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (DPMPPT) Sleman menegaskan tidak akan pernah mengeluarkan izin untuk bangunan kastel tersebut.

Tempat wisata baru jogja
Foto Erwina

Pembangunan The Lost World Castle Jogja berada di kawasan rawan bencana (KRB) III dan dinyatakan telah melanggar peraturan. Artinya bangunan ini beroperasi di wilayah yang berpotensi atau rawan terdampak langsung erupsi Merapi.

Jadi sebelum ditutup oleh pemerintah atau dibongkar oleh pemiliknya, silakan berkunjung dan berselfie ria :D kebetulan gunung Merapi yang berjarak hanya 6 km itu juga sedang terlelap.

Tempat wisata baru di puncak Panguk Jogja

thumbnail
Puncak Panguk Jogja begitulah wisatawan lokal menyebutnya, tempat wisata Jogja yang berada di atas bukit ini mulai viral di sosial media pada pertengahan 2016 lalu dan berlanjut hingga 2017. Puncak panguk sendiri tergolong wisata alam perbukitan yang masih fresh karena baru buka sekitar petengahan bulan Mei tahun 2016.

Tempat wisata Puncak Panguk Jogja
Foto @specta_corp

Kediwung, Mangunan, Dlingo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, berada di ujung paling tenggara Kabupaten Bantul, berbatasan langsung dengan Kabupaten Gunung Kidul dengan sungai kali Oya di tengahnya. Disanalah lokasi tempat wisata Jogja ini berada. Masih satu kawasan dengan kebun buah mangunan dan hutan pinus dlingo yang sudah lebih dulu terkenal dengan keindahan alamnya.

Menurut pengelola, " Panguk " berarti anguk-anguk yang berarti melihat dari tempat ketinggian. Dari sini wisatawan yang kebanyakan anak muda Jogja dapat melihat pemandangan sunrise dan hamparan alam nan hijau dengan balutan kabut bagai negeri di atas awan. Biasanya wisatawan menghabiskan waktu 1 jam lebih di sini. Mereka memilih datang di waktu pagi jelang matahari terbit.

Tempat wisata Puncak Panguk Jogja
Foto @specta_corp

Rute ke lokasi tempat wisata bukit panguk cukup mudah sama seperti ke Hutan Pinus atau Kebun Buah Mangunan. Dari Jogja menuju Imogiri, kemudian ke arah Kebun Buah Mangunan dan akan ketemu papan penujuknya. Saat tiba di sekitar Kebun Buah Mangunan, tanya saja warga kemana arah Kediwung, setiba di Dusun Kediwung ada banyak petunjuk rute yang sudah banyak dipasang oleh pengelola setempat.

Untuk masuk ke objek wisata Puncak Panguk wisatawan hanya membayar uang semampunya untuk pengelolaan objek wisata karena belum ada tarif resmi, namun biaya parkir dikenakan harga Rp. 2.000/motor dan Rp. 5.000 untuk mobil. Tak perlu khawatir untuk tempat istirahat,  di Puncak Panguk tersedia Gazebo dan warung warung makan.

Tempat Wisata Baru Jogja di West Lagoon

thumbnail
Tempat wisata baru di Jogja terus bermunculan seakan tak ada habisnya. Kali ini muncul nama baru West Lagoon Jogja pada akhir tahun lalu yang dilaunching pada minggu 13 November 2016, alamat West Lagoon cukup dekat dengan kota Jogja, berada di daerah Mlangi Nogotirto, Gamping Sleman, Yogyakarta.
Wisata baru West Lagoon Jogja
Foto IG @west.lagoon.jogja
Di West Lagoon Nogotirto ini kamu akan diajak menikmati wisata Jogja dengan nuansa pedesaaan yang alami sambil bermain air di aliran sungai Bedok yang jernih dan memiliki pemandangan alam yang bagus, karena hutan serta pepohonan bambu di sini masih cukup lebat dan terjaga.

Wisata air ini sebenarnya sudah banyak di Jogja seperti di Kali Suci atau di Gua Pindul, namun West Lagoon jelas berbeda karena lokasi yang dekat dengan kota Jogja. Selain itu objek wisata West Lagoon juga memadukan wisata Edukasi, Kopi Klotok dan lobster air tawar yang dikemas dalam Wisata Ndeso 3 in 1. Jadi kamu bisa menikmati ketiganya dalam satu lokasi.

Wisata alam menyusuri aliran sungai Bedok sendiri bisa dinikmati sejauh ± 750 meter dengan beberapa jeram dan uji adrenalin di tengah sungai. Dan yang terakhir kamu akan mendapat sajian Kopi klotok sebagai penghangat ditemani jajanan dan kuliner dengan cita rasa tradisional khas ndeso.

Sungai Bedok di West Lagoon Nogotirto disebut penduduk setempat sebagai sungai legenda. Menurut sumber di sana Sungai ini dulunya terbentuk dari seekor naga yang melanggar perintah gurunya. Cerita lain menurut orang-orang tua sekitar sungai, tempat ini menjadi jalan dari Nyi Roro Kidul untuk menuju ke Gunung Merapi dari pantai selatan, dari cerita-cerita itulah mengapa disebut sungai legenda.
Untuk menuju objek wisata West Lagoon Jogja tidak terlalu rumit, dari arah kota Jogja menuju Demak Ijo di Ringroad Barat lalu ke Utara arah Pondok Pesantren Mlangi. Sesampai di pertigaan belok ke kiri ± 1km hingga bertemu gerbang selamat datang di wisata ndeso 3 in 1 Omah Lobster, West Lagoon dan Kopi Klotok.

Cari Artikel